just wanna hope and breath

It's so unbelievable, And I don't want to let it go, Something so beautiful, Flowing down like a waterfall. I feel like you've always been, Forever a part of me.

Monday, April 03, 2006

chapter one

seandainya otak ku sudah ga lagi punya logika mungkin sudah sejak dulu ku ungkap rasa ini...
rasa yang selalu hadir saat kau dekatku...
bertahun-tahun ku coba mendefinisikan rasa ini..
berkali-kali ku bertanya ada apa denganku...
jawabnya selalu kembali padamu...
beberapa kali ku coba palingkan hati darimu...
tapi akhirnya ku kembali...
ku tahu kita ga mungkin bersama...
ada tembok yang menghalangi...
tembok yang kita bangun sendiri...
sekeras apapun kita menginginkannya...
tembok itu takkan hancur...
aku sadar itu semua...
tapi kenapa kadang inginku untuk bersamamu tetap ada...


Tulisan itu kutemukan di depan loker, kertasnya sudah lusuh. Mungkin yang menulis atau siapapun yang menemukan meremas kemudian membuangnya sembarangan. Entah kenapa remasan kumal kertas itu membuatku tertarik. Setelah membacanya ku lipat rapi dan membawanya pulang.

sementara sekian dulu...nanti dilanjut lagi...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home